PRAKARYA SMA Negeri 1 Bojonegoro

Kerajinan, Budidaya Tanaman, Pengolahan dan Rekayasa

8/04/2018

[UKBM] Mendesain dan Membuat Produk Rekayasa Teknologi Terapan Instalasi Pengolahan Air Limbah Berdasarkan Identifikasi Kebutuhan Sumber Daya, Teknologi dan Prosedur Berkarya


Unit Kegiatan Belajar Mandiri
[PKWU-K.4.6/4.7/12/1/1-1]

Mendesain dan membuat produk rekayasa teknologi terapan Instalasi Pengolahan Air Limbah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi dan prosedur berkarya.

Tujuan Pembelajaran :
  1. Menyatakan pendapat tentang konsep pembuatan produk rekayasa teknologi terapan instalasi pengolahan air limbah sebagai alat penjernihan.
  2. Mengidentifikasi jenis , bahan, alat, dan proses pembuatan produk rekayasa teknologi terapan instalasi pengolahan air limbah sebagai alat penjernihan air yang digunakan diwilayah setempat berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli lingkungan.
  3. Merancang pembuatan produk rekayasa teknologi terapan instalasi pengolahan air limbah sebagai alat penjernihan air berdasarkan orisnalitas ide yang jujur terhadap diri sendiri.
  4. Membuat, menguji dan mempresentasikan produk rekayasa teknologi terapan instalasi pengolahan air limbah sebagai alat pernjernih air di wilayah setempat berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat dengan disiplin dan tanggung jawab.
Materi Pembelajaran :
Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan Kelas 12. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan .

Kegiatan Pembelajaran :
Pendahuluan
  • Sebelum para siswa memulai untuk kegiatan belajar ini, pastikan para siswa sudah membaca artikel tentang :
    - wawasan alat penjernih air, 
    - berbagai jenis alat dan  bahan alam antara lain ijuk, pasir halus, kerikil, batu bata, arang tempurung kelapa dll, 
    - penyajian dan pengujian alat penjernih air
  • Membuat perencanaan produk rekayasa teknologi terapan instalasi pengolahan air limbah sebagai alat penjernihan air
Perencanaan pembuatan alat rekayasa teknologi terapan instalasi pengolahan air limbah sebagai alat penjernihan air

A. Mengamati
  • Setelah siswa dari kelompok observasi telah melakukan kegiatan eksplorasi tentang rekayasa teknologi terapan Instalasi Pengolahan Air Limbah [IPAL] sebagai Alat Penjernih Air dari bahan buatan, jenis bahan dasar, alat, tekhnik, dan prosedur pembuatan karya rekayasa di desa Sukorejo, kegiatan selanjutnya mempresentasikan hasil observasinya. pada siswa dari kelompok lain di dalam kelas.
  • Seluruh siswa memahami wawasan mengenai rekayasa teknologi terapan Instalasi Pengolahan Air Limbah [IPAL] sebagai Alat Penjernih Air dari bahan buatan, jenis bahan dasar, alat, tekhnik, dan prosedur pembuatan karya rekayasa di desa Sukorejo dengan toleransi sesama temannya. 
B. Mengasosiasi 
  • Koordinator dari seluruh masing-masing kelompok mengkonsep dan membuat rancangan produk rekayasa teknologi terapan Instalasi Pengolahan Air Limbah [IPAL] kelas yang akan dibuat.
  • Siswa dari kelompok eksperimen merumuskan proses persiapan pembuatan Bahan dan Alat Penjernih Air bahan buatan
  • Seluruh kelompok menyamakan persepsi tentang Bahan dan Alat Penjernih Air bahan buatan dari kelompok eksperimen.
  • Siswa dari kelompok dokumentasi merumuskan proses persiapan dokumentasi pembuatan produk dan dokumentasi simulasi rekayasa teknologi terapan Instalasi Pengolahan Air Limbah [IPAL] kelas sebagai Alat Penjernih Air bahan buatan
  • Siswa dari kelompok pelaporan mempersiapkan laporan perihal kegiatan awal kelompok observasi, pembuatan dan hasil simulasi produk rekayasa teknologi terapan Instalasi Pengolahan Air Limbah [IPAL] kelas sebagai Alat Penjernih Air bahan buatan.
C. Peta Konsep





D. Kajian literatur/media tentang pengetahuan bahan alami penjernihan air dan fungsinya

Air bersih dan sehat yang dapat dikonsumsi ialah tawar, tidak bau, jernih dan mengandung mineral yang aman bagi manusia. Pencemaran air dapat terjadi karena sampah padat seperti plastik, kayu, limbah kimia dari buangan rumah tangga dan industri, pertanian, lumpur akibat erosi serta bakteri berbahaya akibat pembusukan dan sebab yang lainnya.

Pengolahan air bersih dapat dilakukan dengan cara fisika (mekanik) dan kimia. Pengolahan air secara fisika dilakukan melalui teknik menghambat, mengendapkan, menyaring, dari sampah dan bahan fisik. Pengolahan air secara kimia delakukan dengan membunuh kuman dan mengendapkan lumpur pencemar dengan bahan kimia seperti Polly Aluminium Clorida ( PAC), tawas, dan kaporit.

Berikut ini tahapan umum dari penjernihan air yang sering dibuat oleh masyarakat, yaitu penyaringan, pengendapan, absorbsi, dan adsorbs.
  1. Penyaringan. Penyaringan atau filtrasi merupakan proses pemisahan padatan yang terlarut di dalam air. Pada proses ini, filter berperan memisahkan air dari partikel-partikel padatan. Bahan padatan yang disaring untuk dipisahkan dari air antara lain kayu,daun, pasir, dan lumpur.
  2. Pengendapan. Pengendapan bertujuan untuk memisahkan air dan partikel-partikel padat yang terdapat di dalam air dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Benda atau padatan yang berat jenisnya lebih besar daripada air akan mengendap di dasar bak pengendapan.
  3. Absorbsi. Absorbsi merupakan peristiwa penyerapan bahan-bahan tertentu yang terlarut di dalam air. Bahan yang digunakan untuk menyerap disebut absorben. Absorben inilah yang akan digunakan sebagai filter. Umumnya absorben yang digunakan adalah karbon aktif. Contoh: arang batok kelapa dan batu bara.
  4. Adsorpsi. Adsorpsi merupakan proses penangkapan ion-ion yang terdapat di dalam air. Zat penangkap ion disebut sebagai adsorben. Adsorben yang biasa digunakan dalam proses adsorpsi adalah zeolite dan resin.
Fungsi dari bahan alami penjernihan air :
  1. Kerikil                 : penyaring kotoran-kotoran kasar
  2. Ijuk                      : penyaring kotoran-kotoran halus
  3. Pasir halus           : pengendap kotoran-kotoran halus yang masih lolos dari ijuk
  4. Ijuk lapisan ke-2 : media penahan pasir halus agar tidak lolos ke lapisan bawahnya
  5. Arang                  : penghilang bau
  6. Kain                    : lapisan penyaringan akhir
  7. Kerikil                : sebagai celah agar air dapat mengalir melalui lubah bawah
  8. Batu besar          : memberi celah yang lebih besar sebagai jalan keluarnya air melalui lubang
E. Refferensi Produk Alat
Miniatur IPAL Alumni Kelas 12 -1

Miniatur IPAL Alumni Kelas 12-2

Miniatur IPAL Alumni Kelas 12-3 
Post a Comment