PRAKARYA SMA Negeri 1 Bojonegoro

Kerajinan, Budidaya Tanaman, Pengolahan dan Rekayasa

10/03/2018

[Tanya Jawab Soal HOTS #1] Evaluasi Pembelajaran Budidaya Ikan Hias Cupang


Berikut ini hasil [Tanya Jawab Soal HOTS #1] Evaluasi Pembelajaran Budidaya Ikan Hias Cupang :
  1. [Soal] Banyak diketahui alasan seseorang memelihara ikan hias. Ikan hias memiliki banyak manfaat salah satunya ikan hias dapat menghilangkan stres. Jelaskan maksud pernyataan tersebut.

    [Jawab : Pertama] Adifa Widyadhani Chanda D'Layla (Kelas XI-6)

    a.) Ikan hias terlihat indah
    Salah satu alasan mengapa ikan hias dapat menghilangkan stres adalah keindahannya. ikan hias yang terdapat di aquarium maupun di kolam umumnya memiliki bentuk dan warna-warni yang sangat indah. Karena itulah ketika melihatnya kita terpesona dan melupakan berbagai masalah yang sedang dialami. Atau kita juga bisa menghilangkan stress ketika mengamati pergerakan ikan hias dalam aquarium maupun kolam. Ikan hias yang berenang mondar-mandir, kesana-kemari terlihat sangat lucu dan bisa membuat kita merasa relax

    b.) Energi yang dihasilkan Ikan hias
    Banyak kepercayaan dan kebudayaan yang menyakini bahwa ikan hias membawa energi yang sangat baik. Jika kita didekatnya maka energi tersebut akan mempengaruhi tubuh kita maupun kondisi psikologis. Hasilnya kita bisa lebih santai dan keteganganpun berkurang. Selain dari ikan yang ada di kolam maupun aquarium, tempay ikan juga memberi pengaruh yang menenangkan. 

    c.) Kebahagiaan saat merawat ikan
    Stres tidak hanya dihilangkan saat kita melihat ikan hias. Tetapi saat kita merawatnya kebahagiaan juga akan terasa sehingga stres akan menjauhi kita. Misalnya saja kita memberi makan pada ikan. kita akan melihat ikan berenang cepat untuk menghampiri makanan yang kita berikan. Hal itu sangat menyenangkan

    d.) Hobi yang menghasilkan uang
    Memelihara ikan hias tidak hanya melulu hanya memelihara tetapi juga bisa menghasilkan uang jika kita mengembangbiakan ikan hias. Ikan hias cenderung bernilai ekonomis tinggi karena satuannya adalah per ekor. Tidak sedikit ikan hias yang harga jualnya sudah tinggi bahkan sampai jutaan rupiah per ekor. hal inilah yang isa mengurangi masalah ekonomi yang menjadi penyebab terjadinya stres

    [Jawab : Kedua] Muhammad Abiyyu Rifqi (Kelas XI-6)

    Ikan hias memiliki warna warna yang indah serta cantik,sehingga dapat menghilangkan stres dengan melihat warna ikan hias yang beragam. Ketika kita sedang stres dalam melakukan suatu pekerjaan, maka ikan hias adalah salah satu alasan mengapa kita tidak perlu stres lagi. Ikan hias, yang mempunyai harga terjangkau mampu menghilangkan tingkat stres seseorang meskipun hanya melihat saja. Hal ini dibenarkan dengan penelitian.Namun, penghilang stres yang berupa akuarium tanpa adanya ikan hias hanya akan berdampak dalam waktu yang singkat. Hal ini disebabkan ikan hias memiliki warna yang beragam dan berenang renang indah di antara air biru yang ada di dalam akuarium.
  2. Untuk memenuhi permintaan ikan hias di pasar, terdapat beberapa alternative usaha budidaya ikan hias. Salah satunya adalah budidaya ikan cupang. Jelaskan proses pembenihan ikan cupang beserta bahan-bahan yang dibutuhkan!

    [Jawab : Pertama] Aiko Moelawarman (Kelas XI-8)

    Bahan yang diperlukan:
    - Baskom plastik / akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20cm.
    - Gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina.
    - Tumbuhan air seperti kayambang.

    Proses:
    - Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Endapkan terlebih dahu;lu air yang akan digunakan setidaknya selama satu malam.
    - Tambahkan tumbuhan air sebagai tempat burayak berlindung.
    - Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin, biarkan selama satu hari. Untuk memancing ikan cupang jantan membuat gelembung, masukkan ikan betina namun di tempat yang berbeda yaitu di gelas plastik. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung udara untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi.
    - Setelah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di tempat yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.
    - Setelah terjadi pembuahan, segera ambil indukan betina karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak adalah cupang jantan. Ikan cupang jantan akan memunguti telur-telur yang sudah dibuahi dan dipindahkan ke gelembung.
    - Setelah kurang lebih satu hari, telur tersebut menjadi burayak. Selama 3 hari, burayak tidak perlu diberi makan.
    - Setelah 3 hari sejak telur menetas, berikan kutu air. Pemberian pakan jangan terlalu banyak karena akan mengotori air dan menyebabkan kematian burayak.
    - Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu sejak menetas. Pindahkan burayak ke tempat yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar.
    - Setelah 1,5 bulan ikan sudah bisa dipilah berdasar jenis kelaminnya. Kemudian pisahkan ikan ke wadah pembesaran.

    [Jawab : Kedua] Amadan Agil Fasya (Kelas XI-8)

    Bahan Pendukung Pembenihan Ikan Cupang

    Bahan yang digunakan dalam pembenihan ikan hias tidak jauh berbeda dengan ikan konsumsi. Hal yang membedakannya adalah media pemeliharaan yang dapat menggunakan akuarium atau kolam terpal berukuran kecil, bahkan dapat menggunakan botol bekas seperti pembenihan ikan cupang. 

    Alat Pendukung Pembenihan Ikan Cupang

    Digunakan untuk keberhasilan usaha pembenihan ikan hias di antaranya akuarium pemeliharaan sebagai tempat hidup, selang dan aerator sebagai sumber oksigen, seser sebagai penyortiran benih, dan banyak alat-alat lain yang digunakan sebagai alat penunjang keberhasilan pembenihan ikan hias.

    Proses Pembenihan Ikan Cupang

    1) Persiapan Sarana dan Prasarana (Media Pemijahan Indukan)
    Dalam pemijahan indukan ikan, langkah utama yang harus dilakukan adalah menyiapkan media pemeliharaan. Media pemeliharaan yang biasa digunakan dalam pemijahan ikan cupang adalah baskom (bak plastik), botol bekas, dan akuarium. Akuarium yang digunakan diisi dengan air yang sudah diendapkan minimal 2 hari dengan ketinggian sekitar 8-12 cm. Kemudian akuarium diisi dengan tanaman air seperti eceng gondok, daun ketapang, atau tanaman lainnya.Fungsi pemberian tanaman air ialah untuk menampung busa yang dikeluarkan pejantan agar tidak mudah hancur.

    2) Pemeliharaan Induk
    Pemeliharaan induk bertujuan untuk menumbuhkan dan mematangkan gonad (sel telur dan sperma). Penumbuhan dan pematangan ikan dapat dipacu melalui pendekatan lingkungan, pakan, dan hormonal. 

    3) Pemisahan Induk
    Pemijahan induk adalah proses pembuahan telur oleh sperma. Induk yang telah matang gonad berarti telah siap melakukan pemijahan. Proses pemijahan dapat berlangsung secara alami dan buatan. Dalam pemijahan alami, telur dibuahi oleh sperma di dalam air setelah dikeluarkan oleh induk betina, yang didahului dengan aktivitas pemijahan oleh kedua induk tersebut. Pada pemijahan buatan, pembuahan telur oleh sperma dilakukan dengan bantuan manusia. Telur dipaksa keluar dari tubuh induk betina setelah melalui proses perangsangan dengan cara mengatur lingkungan dan pemberian hormon. 

    4) Penetasan Telur
    Penetasan telur bertujuan untuk mendapatkan larva. Untuk itu, telur hasil pemijahan diambil dari bak pemijahan kemudian diinkubasi dalam media penetasan pada wadah khusus (wadah penetasan) yang berbentuk bak, tangki, akuarium, kolam atau ember besar. Telur ikan cupang yang berhasil difertilisasi biasanya akan menetas dalam waktu 36 – 48 jam. Telur mulai pecah dan akan menghasilkan burayak-burayak yang baru berumur 1 hari. Induk ikan jantan jangan diangkat terlebih dahulu sebelum burayak (larva) dapat berenang secara bebas. Burayak cupang biasanya seringkali terjatuh ke dasar permukaan dan tidak bisa mengambil udara dari atas permukaan. Induk jantan akan membantu burayak untuk naik ke atas. Burayak hanya terlihat seperti titik hitam kecil yang hanya berenang naik dan turun.

    5) Pemeliharaan Larva dan Benih
    Setelah lebih dari tiga hari menetas, biasanya benih cupang akan mencari makan. Makanan yang paling baik untuk burayak cupang adalah kutu air. Burayak sudah dapat berenang bebas di hari ke enam, tetapi induk jantan tetap jangan diangkat hingga burayak berumur 3 hari. Setelah burayak berumur 3 hari, induk jantan baru dapat dipindahkan ke wadah lainnya. Hal ini ditujukan untuk mencegah induk jantan memakan burayaknya. Pemeliharaan larva merupakan kegiatan yang relatif sulit dan menentukan keberhasilan proses pembenihan karena sifat larva merupakan stadia paling kritis dalam siklus hidup biota budidaya.
Post a Comment