PRAKARYA SMA Negeri 1 Bojonegoro

Kerajinan, Budidaya Tanaman, Pengolahan dan Rekayasa

8/28/2019

Kegiatan Pembelajaran Praktik Menyemai Biji Kangkung dan Sekaligus Menyiapkan Modul Hidroponik di Kelas 10-2


Kegiatan pembelajaran prakarya kewirausahaan aspek budidaya tanaman hidroponik di kelas 10-2 baru memulai pada tahapan persiapan dan praktik menyemai biji kangkung dan sekaligus menyiapkan modul hidroponik, Rabu (28/8/2019)

Kegiatan pembelajaran tentang budidaya tanaman sistem hidroponik di kelas 10-2 sedikit tertinggal dari kelas yang lain, pasalnya di pertemuan sebelumnya ada kegiatan sekolah yang penting dan harus diikuti sehingga mengambil waktu pembelajaran dikelas 10-2.

Meskipun demikian, pembelajaran di kelas 10-2 tetap berjalan dengan tertib dan baik. Seperti hal nya di kelas - kelas yang lain tahapan pembelajaran tentang budidaya tanaman hidroponik sudah pada persiapan pembuatan modul hidroponik.

Tidak perlu menunggu tumbuhnya berdaun tiga atau empat. Ketika awal masa semai biji sudah pada pecah, biji kangkung yang awalnya ditempatkan pada wadah nampan / baki  bisa langsung dipindahkan ke modul hidroponik yang sudah disiapkan. Hal ini bertujuan agar biji yang sudah pecah (sproud) bisa segera mendapatkan sinar matahari langsung dan menghindari terjadinya etiolasi tanaman sejak dini.

Meskipun biji yang sudah pecah ditempatkan di modul hidroponik, biji kangkung hanya mendapatkan supplai air dan sinar matahari, akan tetapi belum sampai diberi larutan nutrisi (AB Mix). Sebab tahapan budidaya tanaman kangkung sistem hidroponik untuk pemberian nutrisi, usia semai tanaman kangkung hidroponik sudah masuk usia kurang lebih 9 hari atau sudah memiliki ciri berdaun tiga atau empat.

Semangat belajar budidaya tanaman sistem hidroponik nampak terlihat pada peserta didik dari kelas 10-2 ini.  Teknik hidroponik yang dipilih dan disiapkan dari kelas 10-2 ini adalah teknik hidroponik Air Statik, yakni Air pada tandon (wadah air) tidak bergerak, tanaman hanya mengandalkan serapan air dari kain flanel / sumbu yang menyentuh permukaan akar pada topangan netpot. Teknik ini sering disebut dengan wick system / sistem sumbu. Dimana wadah air (tandon) yang digunakan pada modul hidroponik disini adalah kotak yang semuanya berbahan stereofom yang dilubangi dan cukup untuk  kegiatan praktik budidaya tanaman sistem hidroponik untuk seluruh peserta didik di kelas 10-2.

Berikut beberapa foto dokumentasi kegiatan pembelajaran praktik menyemai biji kangkung dan sekaligus menyiapkan modul hidroponik teknik Air Statik di kelas 10-2 Tahun Pelajaran 2019/2020 :



No comments: