Peluang Usaha Kerupuk Ikan Lele Beserta Analisa Usahanya

Produk Kerupuk Ikan Lele

Kerupuk ikan lele ini dapat menjadi salah satu jenis peluang usaha yang laku keras dipasaran. Apalagi jika kita mampu menghadirkan kerupuk ikan lele dengan rasa dan kemasan yang sempurna. Tentu banyak kalangan yang tertarik mencicipi kerupuk berbahan ikan lele ini. Bila ingin membuka usaha kerupuk ikan lele maka kita harus mengetahui beberapa hal sebelum menjalankannya misalnya :

Konsumen Kerupuk Ikan Lele

Camilan kerupuk ikan lele ini dapat menjadi jenis camilan keluarga yang menyehatkan dan enak, karena dibuat dari bahan ikan lele yang gurih dan kaya akan kandungan gizinya. Baik anak – anak hingga orang tua dapat mencoba menikmati kerupuk ikan lele yang lezat ini. Semua kalangan dapat dijadikan target pasar yang sesuai untuk produk kerupuk ikan lele.

Bahan Baku Pembuatan Kerupuk Ikan Lele

Supaya menghasilkan produk kerupuk berkualitas maka dibutuhkan bahan – bahan segar seperti daging ikan lele segar, tepung sagu, telur ayam, bawang merah, bawang putih, gula pasir, garam, kaldu bubuk dan sebagainya. Bahan untuk membuat kerupuk sangat sederhana begitupun dengan cara pengolahannya.

Peralatan Produksi Kerupuk Ikan Lele

Ketika menjalankan usaha kerupuk ikan lele ini membutuhkan peralatan usaha yang mampu membantu menunjang kelancaran usaha. Peralatan usaha kerupuk ikan lele ini seperti mesin pengaduk adonan, mesin giling daging ikan, wajan, penghalus bumbu, peniris minyak, mesin pengemas dan sebagainya.

Pemasaran Kerupuk Ikan Lele

Untuk dapat menawarkan menu kerupuk ikan lele ini kepada masyarakat luas, Kita bisa melakukan beberapa cara misalnya saja dengan menawarkannya pada tetangga atau masyarakat sekitar supaya mau mencoba menikmati rasa dari kerupuk ikan lele ini. Bila mereka menyukai sajian kerupuk ikan lele ini, mereka dapat mencoba memesannya di tempat kita atau mengunjungi lokasi usaha yang telah didirikan. Semakin enak rasa dari kerupuk ikan lele yang dibuat maka akan semakin besar konsumen yang bisa dimiliki.

Lokasi Usaha Kerupuk Ikan Lele

Kita bisa menjual kerupuk ikan lele ini di beberapa tempat keramaian yang banyak dijumpai anak – anak, remaja atau orang tua, semua orang. Beberapa tempat usaha ini contohnya seperti di dekat pasar, dekat perkampungan warga, pusat perbelanjaan, pinggiran jalan, dipusat oleh – oleh dan sebagainya.

Pengemasan Produk

Agar produk kerupuk ikan lele semakin menawan maka perlu dibantu dengan pengemasan yang cantik dan menarik. Kita bisa mengemas dengan menggunakan plastik bentuk atau polosan kemudian diberi label nama usaha. Pengemasan yang rapi dan unik akan menambah daya tarik dan produk pun bisa terjual dengan mudah.

Analisa Usaha Kerupuk Ikan Lele

Asumsi :

  • Masa penggunaan pada : mesin giling daging ikan selama 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada : kompor dan tabung gas selama 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada : oven pengering selama 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada : giling bumbu selama 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada : pengaduk adonan selama 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada : pengukus selama 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada : pisau selama 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada : peralatan tambahan lainnya waktu 2 tahun.
Peralatan Harga 
 Mesin giling daging ikan Rp.1,600,000
 Kompor dan tabung gas Rp.150,000
 Oven pengering Rp.2,800,000
 Giling bumbu Rp.500,000
 Pengaduk adonan Rp.350,000
Pengukus Rp.250,000
Pisau Rp.35,000
 Peralatan tambahan Rp.250,000
 Jumlah Investasi Rp.5,935,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap Nilai
 Penyusutan mesin giling daging ikan 1/36 x Rp. 1.600.000 Rp.44,444
 Penyusutan kompor dan tabung gas 1/48 x Rp. 150.000 Rp.33,333
 Penyusutan oven pengering 1/36 Rp. 2.800.000 Rp.4,167
 Penyusutan giling bumbu 1/36 x Rp. 500.000 Rp.77,778
 Penyusutan pengaduk adonan 1/24 x Rp. 350.000 Rp.20,833
 Penyusutan pengukus 1/48 x Rp. 250.000 Rp.7,292
 Penyusutan pisau 1/36 x Rp. 35.000 Rp.6,944
 Penyusutan peralatan tambahan  1/24 x Rp. 250.000 Rp.10,417
 Total Biaya Tetap Rp.205,208

 

Biaya Variabel
 Daging ikan lele Rp.160,000 x30 = Rp.4,800,000
 Tepung sagu Rp.200,000 x30 = Rp.6,000,000
 Bumbu Rp.80,000 x30 = Rp.2,400,000
 Minyak goreng Rp.60,000 x30 = Rp.1,800,000
 Alat pengemas Rp.20,000 x30 = Rp.600,000
 Gas Lpg Rp.29,000 x4 = Rp.116,000
 Biaya listrik Rp.150,000 x1 = Rp.150,000
 Biaya air Rp.80,000 x1 = Rp.80,000
 Biaya tambahan lain Rp.65,000 x30 = Rp.1,950,000
 Total Biaya Variabel Rp.17,896,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel = Rp.18,101,208

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
55 kemasan x Rp.12,000 = Rp.660,000
Rp.660,000 x30 hr = Rp.19,800,000

 

Keuntungan per Bulan
Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = [Silahkan dihitung]


Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = [Silahkan dihitung]



[Lembar Jawaban]