Kompetensi Dasar
3.3 Menganalisis sistem pengolahan makanan awetan dari bahan pangan nabati dan pengemasan berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat
4.3 Mengolah makanan awetan dari bahan pangan nabati berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan kalian dapat:
1. Memahami jenis dan karakteristik bahan makanan awetan
2. Mengidentifikasi alat pengolahan makanan awetan

Uraian Materi
Untuk mengolah makanan awetan dari bahan nabati maupun hewani, tentunya kalian perlu memahami jenis dan karakteristik bahan maupun alat pengolahan terlebih dahulu.

1. Pengertian Produk Makanan Awetan

Produk makanan awetan adalah produk makanan dan minuman yang sudah mengalami proses pengolahan sehingga mempunyai keawetan yang lebih tinggi. Makanan awetan tidak identik dengan makanan yang menggunakan pengawet, karena untuk mengawetkan makanan dan minuman, banyak proses yang bisa dilakukan. Proses pengolahan dan pengemasan yang baik juga dapat mengawetkan produk makanan dan minuman.

Pengawetan makanan bertujuan untuk meningkatkan daya tahan baik keadaan fisik maupun unsur kimia didalamnya sehingga bertahan lebih lama. Dalam pengawetan makanan harus memperhatikan bahan yang diawetkan, keadaan bahan, cara pengawetan bahan, dan daya tarik bahan makanan.

2. Jenis-jenis Makanan Awetan Berdasarkan bahan penyusunnya, makanan awetan dibagi menjadi 2 yaitu:

a. Makanan awetan dari bahan pangan hewani

Bahan pangan hewani umumnya dibagi menjadi dua, yaitu hewan darat dan hewan air. Hewan air yang dijadikan sebagai bahan makanan khas daerah contohnya adalah ikan, udang, cumi, teripang. Sementara itu, kelompok hewan darat terdiri dari kelompok ternak besar (sapi, kerbau, kambing) dan kelompok
ternak kecil (ayam, bebek, burung, angsa). Contoh makanan awetan dari bahan hewani adalah ikan asin. 
Gambar Ikan Asin

b. Makanan awetan dari bahan pangan nabati

Bahan pangan nabati adalah bahan makanan yang berasal dari berbagai jenis tumbuh-tumbuhan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, dan serealia; mulai dari akar, batang, dahan, daun, bunga, buah, dan biji. Contoh makanan awetan dari bahan nabati adalah aneka selai buah, aneka kripik buah maupun sayur, manisan buah, acar, dll.

Makanan awetan dari bahan nabati, baik makanan atau minuman yang diproduksi di suatu daerah, merupakan identitas daerah tersebut, dan menjadi pembeda dengan daerah lainnya. Berbagai makanan awetan dari bahan nabati di berbagai daerah di Indonesia menjadi ciri khas daerah tersebut. Wirausaha di bidang ini dapat menjadi pilihan yang sangat tepat karena kita lebih banyak mengenal produk makanan awetan daerah kita daripada daerah lainnya.

Gambar Pisang Ledre

Bahan pangan nabati dan hewani mempunyai karakteristik yang berbeda. Untuk mengetahui perbedaan antara karakteristik bahan nabati dan hewani dapat kalian lihat pada tabel berikut ini. Perbedaan karakteristik ini dapat kalian gunakan sebagai acuan untuk pengawetan makanan.

Tabel 1. Perbedaan Karakteristik Bahan Nabati dan Hewani

Alat Pengolahan Makanan Awetan

Peralatan pengolahan adalah berbagai benda atau perkakas yang digunakan untuk mengolah suatu masakan. Klasifikasi peralatan pengolahan makanan. Peralatan pengolahan dibagi menjadi 2 yaitu:

a. Kitchen utensils
Kitchen utensils adalah peralatan kecil untuk mengolah makanan seperti panci, pisau dan sebagainya.

1) Peralatan dari baja, stainless steel, alumunium, dan tembaga.

Peralatan jenis ini dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu peralatan untuk memasak, peralatan untuk menyimpan atau mencampur, peralatan keci, dan peralatan untuk memotong.

a) Peralatan untuk memasak (sumber: sudikenpachi.blogspot.com)


b) Peralatan untuk menyimpan atau mencampur.


c) Peralatan kecil (sumber: sudikenpachi.blogspot.com)


d) Peralatan memotong (sumber: sudikenpachi.blogspot.com)


2) Peralatan dari kayu (sumber: sudikenpachi.blogspot.com)


3) Peralatan dari plastik


Rangkuman
  1. Produk makanan awetan adalah produk makanan dan minuman yang sudah mengalami proses pengolahan sehingga mempunyai keawetan yang lebih tinggi. Pengawetan makanan bertujuan untuk meningkatkan daya tahan baik keadaan fisik maupun unsur kimia didalamnya sehingga bertahan lebih lama.
  2. Jenis makanan awetan terdiri atas makanan awetan bahan pangan nabati dan makanan asetan bahan pangan hewani. 
  3. Alat pengolahan terdiri atas kitchen utensils dan kitchen equipment.
Latihan Soal

Yuk cek penguasaanmu terhadap kegiatan pembelajaran 1 tentang jenis dan alat pengolahan makanan awetan. Agar dapat dipastikan bahwa kalian telah menguasai materi tersebut di atas, maka kerjakan soal berikut secara mandiri di buku tulis kalian masing-masing.

Kerjakan soal berikut ini!
1. Jelaskan pengertian dari bahan makanan awetan!
2. Mengapa setiap makanan awetan mempunyai karakteristik berbeda dengan bahan yang digunakan untuk pengolahan makanan?
3. Jelaskan kelebihan bahan pangan nabati dibandingkan dengan bahan pangan hewani dalam pengolahan makanan!
4. Tuliskan contoh (minimal 3) makanan awetan dari bahan pangan nabati
5. Jelaskan yang dimaksud dengan alat pengolahan makanan awetan kategori kitchen equipment!