Indonesia merupakan salah satu negara dengan tradisi kuliner paling kaya di dunia. Kekayaan jenis masakannya adalah cermin keberagaman budaya dan tradisi Nusantara, yang menempati peran penting dalam budaya nasional Indonesia secara umum. Pada dasarnya tidak ada satu bentuk tunggal "masakan Indonesia", tetapi lebih kepada keanekaragaman masakan daerah yang dipengaruhi secara lokal oleh kebudayaan Indonesia serta pengaruh asing

Keanekaragaman masakan daerah berhasil disajikan oleh seluruh siswa kelas 11 SMAN 1 Bojonegoro. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran praktik pengolahan makanan daerah yang dipelajari melalui mata pelajaran Prakarya Kewirausahaan. 

Lalu, menu apa saja yang mereka sajikan ? Tentunya banyak sekali menu makanan daerah yang mereka sajikan. Setiap kelas terbentuk 8 sampai dengan 9 kelompok dan jumlah anggota nya sebanyak 4-5 setiap kelompoknya.  


Makanan Pempek atau atau disebut dengan empek-empek khas kota Palembang berhasil dibuat dan disajikan oleh siswa kelas 11 IPS-2 kelompok 2. Pempek memang sangat terkenal akan kelezatannya. Pempek atau disebut dengan empek-empek merupakan makanan yang terbuat dari bahan ikan dan tepung sagu. Agar rasanya lebih enak untuk menyantap empek-empek ini bisa dimakan dengan cuka. Cuka yang digunakan untuk memakan empek-empek ini terbuat dari gula merah yang ditambahkan cabai rawit, udang bawang putih, dan garam. Olahan makanan ini memang banyak digemari orang mulai anak kecil hingga orang dewasa menyukai pempek. Sajian pempek memang mampu menggugah selera dan membuat menjadi kangen mencicipinya. Pempek memiliki rasa yang sangat khas tekturnya yang kenyal dengan rasa gurih dan menggoda. Terdapat banyak ragam jenis pempek kota Palembang yang sangat terkenal seperti pempek kappa selam. Pempek so, pempek adaan dan masih banyak lainnya.

Jika berkunjung di kota Palembang jangan melewatkan sajian yang sangat melegenda yaitu empek-empek. Makanana yang namanya sudah banyak dikenal hingga ke penjuru dunia. Saat menikmati pempek ini memang membuat perut terasa kenyang sehingga makanan ini sangat cocok untuk mengganjal perut saat lapar. Pempek ini sangat pas dinikmati saat pagi, siang ataupun saat malam hari. Saat penyajiannya pempek palembang ini menggunakan kuah cuka dengan acar, untuk pecinta makana pedas dapat pula dengan menambahkan sambal. Makanan lezat yang satu ini tergolong cukup rumit dalam pembuatannya lantaran dibutuhkan beberapa tahapan agar dapat mengolah menjadi lebih nikmat. Jika dilihat dari bahan yang digunakan, cukup mudah didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau.


Resep Membuat Pempek Palembang. 

Bahan yang diperlukan:
  • tepung sagu 500 gram
  • daging ikan tenggiri 500 gram, haluskan
  • penyedap masakan 1 sendok makan
  • gula pasir 2 sendok makan
  • air 250ml
  • telur ayam 10 butir
  • garam 1 sendok makan
Bahan kuah cuka:
  • 250 gram gula merah, 
  • rebus dalam air 600
  • cuka 3 sendok makan
  • cabai rawit secukupnya dan haluskan
  • bawang merah secukupnya, haluskan
  • penyedap rasa 1/2 sendok makan
  • ebi 1 sendok makan, tumbuk dan sangrai
  • bawang putih secukupnya, haluskan
  • garam secukupnya
Cara membuat pempek palembang
  1. Membuat cukanya untuk terlebih dahulu dan campurkan semua bahan. Rebus sampai mendidih, kemudian dapat disisihkan.
  2. Untuk membuat pempeknya, yakni daging ikan tenggiri dapat diberikan air sedikit demi sedikit. Kemudian sambil di aduk merata.
  3. Tambahkan pula tepung sagu, gula pasir garam juga penyedap masakan. Kemudian diaduk dan uleni sampai tercampur merata.
  4. Lalu dapat mengambil adonan yang telah mengental, kira kira berjumlah segepok tangan. Kemudian lubangi bagian tengahnya dan masukkan pula 1 butir telur ke dalamnya, kemudian dapat ditutup rapat kembali.
  5. Selanjutnya rebus untuk adonan yang telah diberikan telur tersebut ke dalam air yang telah mendidih, rebus sampai matang. Angkat dan kemudian tiriskan.
  6. Jika telah direbus dan sudah matang, kemudian dapat di goreng semuanya dengan minyak goreng. Goreng pempek palembang hingga matang berwarna kekuningan. Lalu angkat dan dapat disajikan dengan menggunakan kuah cuka.
Video Praktik Olahan Makanan Pempek Khas Palembang

Analisa Usaha Empek-Empek

Strenght (Kekuatan):
  • Empek-empek bisa dinikmati oleh siapa saja
  • Empek-enpek yang dibuat yang terjamin kebersihannya
Weakness (Kelemahan):
  • Empek-empek tidak bisa tahan lama
  • Empek-enpek mudah ditiru
Opportunity (Peluang):
  • Penjualan empek-empek ini mudah karena dapat dengan mudah diterima oleh konsumen
  • Empek-empek banyak diminati oleh semua kalangan masyarakat
Threath (Ancaman):
  • Jika muncul pesaing yang menjual produk yang sama dengan harga yang lebih murah

Marketing Mix
  1. Product (Produk)
    Produk yang dijual adalah olahan makanan empek-empek yang hampir setiap hari dikonsumsi oleh masyarakat
  2. Price (Harga)
    Empek-empek ini dijual dengan harga yang sangat terjangkau yaitu dijual dengan harga Rp 19.000 per porsi
  3. Promotion (Promosi)
    agar empek-empek yang dibuat bisa dikenal oleh masyarakat bisa dilakukan kegiatan promosi, kegiatan promosi yang bisa dilakukan misalnya dengan menyebarkan brosur langsung kepada masyarakat.
  4. Place (Tempat)
    untuk menjalankan kegiatan usaha empek-empek ini adalah dengan memilih lokasi usaha yang strategis seperti dekat sekolah, dekat perkantoran, dekat kampus dan tempat strategis lainnya.

Contoh Analisa Keuangan Usaha Empek-Empek

Pembelian peralatan

Peralatan                                 Harga 
 Etalase                                     Rp.     940,000
 Kompor dan gas                     Rp.     786,000
 Panci                                     Rp.      88,000
 Pengaduk                             Rp.      85,000
 Wadah                                     Rp.      25,000
 Meja dan Kursi                     Rp.     557,000
 Peralatan tambahan             Rp.     140,000
 Jumlah Investasi                     Rp. 2,621,000

Biaya Tetap  
 Penyusutan etalse 1/50 x Rp.940.000                 Rp. 18,800
 Penyusutan kompor dan gas 1/50 x Rp 786.000 Rp. 15,720
 Penyusutan panci 1/50 x Rp 88.000                 Rp. 1,760
 Penyusutan pengaduk 1/50 x Rp 25.000         Rp. 1,700
 Penyusutan wadah 1/50 x Rp 557. 000                 Rp. 500
 Penyusutan meja dan kursi 1/50 x Rp.140.000 Rp. 11,140
 Penyusutan alat tambahan 1/50 x Rp. 560.000 Rp. 2,800
 Total Biaya Tetap                                                 Rp. 52,420

Biaya variable
ikan tenggiri Rp. 9,300 x 30         = Rp. 279,000
tepung terigu Rp. 9,000 x 30         = Rp. 270,000
garam Rp. 9,500 x 30                 = Rp. 285,000
tepung tapioka Rp. 4,300 x 30 = Rp. 129,000
tepung sagu Rp. 3,700 x 30         = Rp. 111,000
penyedap rasa Rp. 4,700 x 30         = Rp. 141,000
lain-lain Rp. 51,000 x 30                 = Rp. 1,530,000
Total Biaya Variabel Rp. 2,745,000

Total biaya operasional
Biaya tetap + biaya variabel = Rp. 2,797,420
Pendapatan penjualan
     60 bungkus x Rp. 19,000 = Rp. 1,140,000
Rp. 1,140,000 x      30 hr = Rp. 34,200,000

Keuntungan penjualan
Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp. 34,200,000 2,797,420 = Rp. 31,402,580

Lama balik modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp. 2,621,000 : 31,402,580 = 12 bln