Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Lokal "Talenan Kayu Lukis Motif Batik"
Karya : Anisa Larasati dan Belva Ayu Salsabila (Siswa Kelas 10 MIPA 5)

Bagi sebagian orang, dekorasi menjadi elemen penting dalam mempercantik rumah. Rumah adalah tempat untuk melepas penat setelah padat beraktivitas seharian di luar rumah.Buat pekerja kantoran, rumah adalah tempat istirahat untuk mengisi kembali energi. Sedangkan bagi wiraswasta atau pekerja lepas, rumah bisa menjadi sumber inspirasi.

Tak pelak, hiasan dinding jadi buruan para pecinta dekorasi ini, termasuk talenan. Kini, barang yang awalnya berfungsi sebagai alas potong sayuran di dapur bisa berubah menjadi karya seni ber nilai jual tinggi. Asalkan bisa membuat kreasi, talenan bisa menjadi hiasan dinding beraneka warna yang menarik.

Talenan kayu adalah telenan yang paling umum. Jenis kayu yang digunakan umumnya yang keras seperti jati, angsana, trembesi, sonokeling, asam, dan jati belanda. Dengan bahan yang keras, akan ada lebih sedikit goresan pisau yang tertinggal. Talenan berbahan baku kayu cenderung kokoh dan nyaman digunakan, tidak mudah bergeser. Kekurangan dari talenan berbahan kayu adalah beratnya dan bahannya yang berpori. Oleh karenanya, talenan harus langsung dikeringkan setelah dicuci untuk mengurangi kemungkinan air merembes dan membuat telenan berjamur. Seni batik adalah menghias kain atau tekstil menggunakan lilin, dengan metode pencelupan warna. Semua dilakukan dengan bantuan tangan, bukan mesin sebagaimana batik modern. Melukis adalah aktivitas yang merupakan karya sendiri dengan menggunakan media cat air, cat akrilik, ataupun cat poster dan dilukis dengan tangan

Pada pembelajaran Prakarya Kewirausahaan praktik membuat kerajinan dengan inspirasi budaya lokal 6 (enam) kelompok siswa dari kelas 10 MIPA 4, 10 MIPA 5, 10 MIPA 6 dan 10 IPS 2 telah menyelesaikan pembuatan kerajinan “Talenan Kayu Lukis” yang mana talenan dari bahan kayu dihias dengan memiliki unsur budaya lokal diantara karyanya bermotif berbentuk batik, dan Tenghul lalu dilukis menggunakan cat.

Tujuan membuat kerajian dengan inspirasi budaya lokal “Talenan Kayu Batik Lukis” yang sudah selesai dibuat adalah :
  1. Merealisasikan materi mata pelajaran Prakarya Kewirausahaan sesuai kompetensi dasar 4.2 menyusun perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran, 
  2. Menumbuhkan semangat jiwa kreatif siswa sebagai wirausaha, 
  3. Mengenalkan kepada masyarakat bahwa talenan tidak hanya digunakan untuk alas memasak,
  4. Talenan lukis yang selesai dibuat mempunyai nilai estetika yang tinggi dan harga jual tinggi.
Merealisasikan materi  mata pelajaran Prakarya Kewirausahaan, keempat kelompok siswa kelas 10 telah selesai menyusun perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran dengan usaha Talenan Kayu Lukis. Usaha talenan kayu lukis ini dirasakan mudah bagi keempat kelompok siswa kelas 10 tersebut dalam proses pembuatannya dan tidak terlalu mahal pula modal yang diperlukan untuk membuat bisnis ini.


Analisis Pemasaran

1. Produk
Produk yang dihasilkan adalah talenan lukis. Talenan kayu lukis adalah talenan yang bisa digunakan untuk menghias rumah atau bisa juga untuk memberi kado atau hadiah. Proses pembuatannya menggunakan tangan dan mengandalkan kreativitas sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Dari talenan yang biasa saja yang mempunyai fungsi terbatas bisa dijadikan produk baru yang mempunyai fungsi baru juga, yaitu sebagai pajangan atau hiasan. Talenan ini nantinya bisa dikemas menggunakan plastik bening sehingga memperlihatkan produk.

2. Price
Harga yang ditawarkan untuk produk ini setelah ditinjau dari total modal dikurangi biaya produksi adalah Rp50.000 sampai Rp70.000. Ada kisaran harga karena disesuaikan dengan bentuk talenan dengan berbagai bentuk yang berbeda harganya. Harga ini sangat relatif murah dan terjangkau bagi masyarakat umum. 

3. Place
Cakupan penjualan talenan lukis ini umum. Karena talenan lukis ini bisa digunakan untuk kado atau hadiah untuk hiasan dinding di rumah.

4. Promotion
Promosi penjualan talenan lukis ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial diantaranya Instagram, Twitter, facebook dan juga WhatsApp. Karena, promosi dengan media sosial memudahkan dalam berbisnis. Selain itu, dengan adanya media sosial menggantikan cara berpromosi yang dulunya menggunakan brosur kertas. 

Analisis Operasional

Proses Produksi

Usaha ini menggunakan bahan baku talenan kayu dan bahan tambahan lainnya seperti: cat air, spidol, bolpoin, dan lainnya. Alat yang dibutuhkan adalah kuas. Proses pembuatan talenan kayu lukis ini pertama-tama yaitu menggambar sketsa pada talenan kayu menggunakan pensil. Lalu setelah itu dilukis menggunakan cat akrilik. Setelah itu finishing dengan menebalkan sketsa yang sudah dilukis. Ketika cat sudah kering, maka talenan siap dikemas dengan menggunakan plastik dan bisa diberi tag merek produk.


Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Lokal "Talenan Kayu Lukis Motif Thengul"
Karya : Amellia Dwi Renatasya dan Fiqi Imaniati Devi (Siswa Kelas 10 IPS 2)


Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Lokal "Talenan Kayu Lukis Motif Batik"
Karya :Ajeng Eka Maulida dan Fadilah Puji Laily Maulidiyah (Siswa Kelas 10 MIPA 4)


Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Lokal "Talenan Kayu Lukis Motif Thengul"
Karya : Lutfiana Chandra Purnama Putri dan Waila Drestanta (Siswa Kelas 10 MIPA 4)


Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Lokal "Talenan Kayu Lukis Motif Batik"
Karya : Cikal Ramadhani dan Salas Fajar Muttaqin (Siswa Kelas 10 MIPA 6)


Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Lokal "Talenan Kayu Lukis Motif Batik"
Karya : Carissa Fahar Zena dan Voni Meira Anggraeni (Siswa Kelas 10 IPS 2)

Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Lokal "Talenan Kayu Lukis Motif Thengul"
Karya : Salma Nurwida dan Maheswari Ariela (Siswa Kelas 10 IPS 1)