Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Lokal "Mug Bambu Lukis"
Karya : Kartika Nana Naulita dan Layla 'Afifah Ramadhani (Siswa Kelas 10 MIPA 4)

Gelas adalah piranti untuk minum berbentuk tabung atau prisma lain yang terbuat dari kaca, plastik, atau bahkan kayu. Di setiap tempat, khususnya yang terdapat makanan biasanya selalu ditemukan gelas sebagai wadah untuk mengambil air agar lebih memudahkan untuk minum karena dapat mengambil air sebanyak yang dibutuhkan. Umumnya ukuran gelas cukup kecil dan bervariasi sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan minum tiap orang. Bentuknya yang bermacam-macam juga sangat efektif untuk disesuaikan dengan beberapa keperluan. Misalnya gelas madu dan racun yang biasanya dipakai untuk menjamu tamu dan mug untuk anak- anak

Sedangkan bambu adalah salah satu bahan alami yang seringkali dijadikan sebagai bahan utama beberapa peralatan rumah tangga. Selain karena lebih murah, tetapi juga karena hasilnya yang apabila dikoleksi di rumah akan terasa seperti back to nature yang kini mulai diserukan banyak orang. Selain itu, di zaman sekarang pula, seiring berkembangnya kreativitas manusia, gelas dari bambu yang awalnya hanya punya fungsi pakai, kini memiliki fungsi seni yang memiliki nilai jual lebih tinggi karena estetika yang diciptakan berkat kombinasi penggunaan cat akrilik dalam penghiasannya. 

Lalu bagaimanakah cara membuat mug bambu lukis tersebut?

Tujuan membuat kerajian dengan inspirasi budaya lokal “Mug Bambu Lukis” yang sudah selesai dibuat adalah :
  1. Merealisasikan materi mata pelajaran Prakarya Kewirausahaan sesuai kompetensi dasar 4.2 menyusun perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran, 
  2. Menumbuhkan semangat jiwa kreatif siswa sebagai wirausaha, 
  3. Kerajinan mug bambu lukis yang selesai dibuat mempunyai nilai estetika yang tinggi dan harga jual tinggi.
Merealisasikan materi mata pelajaran Prakarya Kewirausahaan, kelompok 2 (dua) orang siswa atas nama Kartika Nana Naulita dan Layla 'Afifah Ramadhani (Siswa Kelas 10 MIPA 4) telah selesai menyusun perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya lokal yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran dengan usaha Mug Bambu Lukis. Usaha mug bambu lukis ini dirasakan mudah bagi kedua siswa kelas 10 tersebut dalam proses pembuatannya dan tidak terlalu mahal pula modal yang diperlukan untuk membuat bisnis ini.

Manfaat Pembuatan Produk
Dengan dibuatnya produk ini, diharapkan dapat menghasilkan manfaat sebagai berikut :
  1. Meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk yang bertema budaya lokal.
  2. Digunakan dalam kebutuhan sehari-hari sebagai tempat minum maupun gelas tempat pensil.
Perencanaan

a. Identifikasi Kebutuhan
Di zaman sekarang ini, budaya-budaya tradisional yang ada di daerah sendiri semakin dilupakan khususnya bagi anak muda yang menganggap bahwa budaya tersebut cenderung ketinggalan zaman. Inilah mengapa pada akhirnya dibuat sebuah inovasi untuk memperkenalkan budaya non benda seperti tari dan lagu tradisional menjadi sebuah kerajinan yang akan menarik minat pembeli. Maka dari kegiatan ini, bisa dihasilkan kerajinan dari bahan sederhana yaitu mug bambu yang berlukiskan Tari Thengul.

b. Ide Gagasan
Siswa membuat “Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Non Benda berupa Mug Bambu Lukis” dari bahan bambu dan cat akrilik yang efisien, menarik, serta tahan lama. Hasil penggalian dari berbagai macam sumber, siswa memilih motif bergambar Tari Thengul.
  1. Menentukan bahan dan fungsi karya kerajinan.
  2. Menggali ide dari berbagai sumber.
  3. Membuat sketsa karya dan menentukan sebuah karya terbaik dari sketsa.
Berikut adalah langkah-langkah dalam pembuatan kerajinan tangan berupa gelas dari bambu yang dilukis :
  1. Ambil bambu yang sudah tua dan keringkan.
  2. Ambil bambu yang sudah dijemur selama beberapa hari, dan pastikan bahwa bambu tersebut tidak mengempes karena terlalu muda.
  3. Ambil bagian bawah bambu yang terdapat kukunya atau biasa disebut dengan cincin pemisah bambu.
  4. Potong bambu dengan ukuran gelas yang ingin dibuat, jadi dengan mengukur tingginya terlebih dahulu.
  5. Setelah dipotong, anda akan mendapatkan bambu yang hampir mirip dengan gelas.
  6. Langkah selanjutnya adalah pengamplasan, Gunakan amplas luntuk menghaluskan permukaan bambu dengan sempurna.
  7. Setelah halus ukir bambu tersebut dengan bentuk yang diinginkan, misalnya beri ukiran tari thengul di sampingnya, dan bisa memberikan ukiran di bagian mulut bambu tersebut. 
  8. Terakhir ambil cat dan gambarlah apapun yang diinginkan

Alat dan Bahan
Menyiapkan alat dan bahan pembuatan seni grafis teknik cetak pada mug kayu. Yaitu :
  • Mug bambu 
  • Palet
  • Cat akrilik 
  • Kuas
  • Pensil
  • Spidol
  • Penghapus
  • Pylox clear

Analisa Kebutuhan

a. Biaya Investasi
  • Penghapus = Rp3.000,00/ buah
  • Pensil = Rp5.000,00/ buah
  • Cat akrilik = Rp18.000,00/ paket
  • Pylox clear = Rp25.000,00/ buah
  • Kuas = Rp10.000,00/ paket
b. Biaya Tetap

Nama Barang     Perkiraan Jangka Waktu Penggunaan Tiap 1 Barang    Harga per Satu Bulan
Penghapus                                             3 bulan                                             Rp 1.000,00
Pensil                                                     2 bulan                                             Rp 2.500,00
Kuas                                                      2 bulan                                             Rp 5.000,00
Cat akrilik                                             3 bulan                                             Rp 6.000,00
Pylox clear                                             6 bulan                                            Rp 4.167,00

c. Biaya Variabel
1 Mug kayu = Rp10.000,00 Dengan satu bulannya diperkirakan dapat menghasilkan 30 buah.

d. Total Biaya Produksi
Biaya Investasi + Biaya Variabel
Rp 18.667,00 + (30 × 10.000) = Rp 318.667,00

e. Harga Jual per-Unit
Tiap satu buah mug kayu dijual seharga Rp 20.000,00.

f. Pendapatan
Rata-rata penjualan × harga jual
30 buah × 20.000 = Rp 600.000,00

g. Keuntungan
Pendapatan – Total biaya produksi
Rp 600.000,00 – Rp 318.667,00 = Rp 218.333,00

h. Lama Balik Modal Usaha
Total investasi : Keuntungan
Rp 61.000,00 : Rp 218.667,00 = 0,279 bulan 

Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah bahwa kerajinan mug bambu lukis selain memiliki peluang usaha, kerajinan ini tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk tempat minum atau tempat meletakkan alat tulis tetapi juga dapat dijadikan ajang kreativitas yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah. Hanya perlu ketekunan dan kreativitas, mug bambu yang semula hanya polos dan monoton baik dari fungsi maupun rupanya, jika dikombinasikan dengan penggunaan cat akrilik, bisa memiliki nilai jual dan nilai estetika lebih tinggi. Sehingga mug bambu bisa dijadikan hiasan rumah yang bisa menambah keindahan.