PRAKARYA SMA Negeri 1 Bojonegoro

Kerajinan, Budidaya Tanaman, Pengolahan dan Rekayasa

8/02/2019

Pembelajaran Budidaya Tanaman Hidroponik di Kelas 10-2, 10-5, dan 10-6 Tahun Pelajaran 2019/2020


Belajar budidaya tanaman hidroponik menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta didik di kelas 10 baru ini. Banyak ragam pertanyaan yang disampaikan waktu pembelajaran di dalam kelas dan rasa ingin bisa melihat bagaimana dari sebuah benih bisa menjadi tanaman nantinya yang bisa diolah dan dijual. Tentu ada kepuasan tersendiri menanam sesuatu kemudian dapat tumbuh dengan baik. Lebih-lebih manfaat menanam dengan metode hidroponik ini dapat berkreasi dan bisa berinovasi sendiri.

Hidroponik bisa menjadi salah satu pilihan bertanam masa kini dan merupakan solusi bagi pertanian era modern dan sekarang telah banyak dijadikan sebagai hobi.

Terlebih begitu banyak jenis tanaman yang bisa dibudidayakan dengan hidroponik membuat para penggemarnya menjadi semakin bersemangat untuk mengeksplorasi dan semakin kreatif dalam berhidroponik.

Tidak tanggung-tanggung, dari tanaman sayuran daun seperti bayam, kangkung, seledri dan sawi, tanaman sayuran buah seperti cabe, terong dan tomat, hingga tanaman bunga pun bisa dihidroponikkan.

Namun jika digeluti lebih lanjut, hobi hidroponik ini sangat potensial sekali untuk dijadikan bisnis atau industri. Bisnis dari hidroponik ini sendiri berupa kebun hidroponik yang menjual sayuran hidroponik sehat.

Terlebih dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai kesehatan, hidroponik menjadi salah satu pilihan bisnis yang menjanjikan walaupun sebagian besar orang masih menggunakan hidroponik sebagai kebutuhan hobi saja.


Ada pertanyaan menarik yang disampaikan oleh salah satu peserta didik :

"Mengapa tanaman bisa hidup meskipun tidak ditanam di tanah?"

Kadang-kadang media tanam (tanah) bukan merupakan 'kebutuhan dasar' untuk pertumbuhan/kehidupan tanaman, dan seringkali berfungsi sebagai alat penyokong mekanis tegaknya / berdirinya tanaman saja. Contoh ekstrem adalah sistem aeroponik yang dapat tumbuh sempurna dengan tidak menggunakan tanah atau media tanam inert lainnya"

Lalu, apakah kebutuhan dasar untuk pertumbuhan tanaman?

Berikut ada 4 (empat) kebutuhan dasar yang dibutuhkan tanaman untuk bisa tumbuh dan menghasilkan :

Sinar matahari yang digunakan tanaman untuk berfotosintesis dan menghasilkan energi untuk proses metabolisme. Tanaman akan menyerap panjang gelombang tertentu dari sinar matahari untuk proses fotosintesis seperti warna merah, biru dan orange

Air (H2O) yang berguna untuk melarutkan nutrisi sehingga bisa diserap akar dan untuk transpirasi tanaman serta proses metabolisme lainnya di dalam tubuh tanaman

CO2 dan O2 yang masing-masing digunakan tanaman untuk proses fotosintesis dan respirasi tanaman.

Nutrisi atau "makanan" yang diperlukan dalam proses metabolisme tanaman. Ketersediaan nutrisi bagi tanaman diberikan dalam bentuk pupuk yang jumlah dan jenis unsurnya harus sesuai dengan kebutuhan tanaman. Tingkat serapan nutrisi oleh tanaman juga dipengaruhi oleh pH larutan nutrisi.

Faktor lain yang seringkali juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah faktor "lingkungan", baik itu makro (cuaca global) maupun mikro (kondisi iklim di sekitar tanaman) yaitu:

Suhu. Ada banyak jenis tanaman yang karena faktor genetiknya tidak bisa tumbuh di daerah panas (cepat bolting dll). Pun demikian dengan suhu larutan nutrisi yang berpengaruh langsung terhadap ketersediaan O2 bagi akar.

Kelembaban. Seringkali berpengaruh terhadap aktifitas transpirasi tanaman dan mempengaruhi penyerapan unsur nutrisi tertentu seperti misalnya unsur Ca (Calcium).

No comments: